JANGJI KEPADA ALLAH MENDAPATKAN KEMENANGAN.

TADABBUR QS ALFATH 8 SD 10.
Oleh : Prof. DR. KH Muhammad Fajar Laksana.,SE.,CQM.,MM.,Ph.D
Pimpinan Ponpes Dzikir Al Fath

A.Tadabbur Qs Alfath ayat 8.

Allah menurunkan Nabi Muhammad menjadi Saksi dalam Qs Alfath 8, yaitu Allah menurunkan kalimat Laailahaillallah yaitu kalimat yang menyatakan manusia Bersaksi Tidak Ada Tuhan Selain Allah yang patut disembah hal ini juga Allah disampaikan pada Qs Al Imran ayat 18 bahwa Allah menyatakan bersaksi tidak ada tuhan selain Allah dan para malaikat pun disuruh bersaksi mengatakan Laailahaillallah, dan juga orang yang ber ilmu sisuruh mengucapkan kalimat Laailahaillallah sebagai Kalimat Dzikir.

Kalimat ini menjadi kalimat saksi kalimat baiat kalimat Dzikir, yang menyatakan beriman dan bertaqwa kepada Allah, sehingga Allah telah menurunkan Kalimat ini dari sejak nabi Adam sampai kepada Nabi Muhammad Saw dalam qs Al Ambiya ayat 25. bahwa semua Nabi dan Rasul diutus oleh Allah untuk membawa kalimat ini yaitu kalimat yang menyayakan Laailahaillallah. maka Sembahlah Allah.
Jadi Allah mengutus Nabi Muhammad menjadi Saksi itu maksudanya membawa kalimat Saksi dan menjadi saksi yang menjadikan manusia Beriman kepada Allah sehingga orang yang bersaksi menyatatakan Baiat yaitu janji menyatakan Laailahaillallah maka oleh Allah diberikan kabar gembira mendapat kan Syurga Allah. dan Peringatan kepada orang kafir dan munafik akan mendapatkan adzab Allah sika api neraka.

B. TADABBUR QS AL FATH AYAT 9

Dengan kita mengucapkan mendawamkan kalimat saksi kalimat baiat, kalimat Dzikir, Kalimat Tauhid, yaitu Laailahaillallah maka kita sesungguhnya menyatakan atau berjanji kepada Allah yaitu dalam Qs Alfath ayat 9.
1.Beriman kepada Allah dan Rasulnya.
2.Mau menguatkan agama Allah.
3.Mau membesarkan Agama Allah
4.Mau bertasbih kepada Allah.

Maka orang yg berdzikir mengucapkan kalimat Saksi kalimat baiat maka mereka itu adalah orang yang beriman kepada Allah hal ini dijelaskan oleh Allah dalam Qs Al Anfal ayat 2 bahwa sesungguhnya orang yg beriman itu adalah orang yang Berdzikir kepada Allah sampai bergetar hatinya dan membacakan ayat ayat Allah sampai bertambah keimananya.


Maka orang yg berdzikir kalimat Laailahaillallah adalah orang yang beriman. sehingga orang yang beriman itu harus mau menguatkan agama Allah. Apa itu mau menguatkan agama Allah yaitu mau hijrah kepada jamaah islam yaitu dijelaskan dalam Qs Al Imran ayat 103. perintah untuk masuk kedalam jamaah islam jangan hidup sendiri sendiri.

orang yg beriman kepada Allah harus meneruskan Keimanan nya untuk mau menguatkan agama Allah dengan mau hidup berjamaah dengan hijrah kedalam jamaah islam hal ini juga dijelaskan dalam Qs Annisa ayat 97. dan ayat 100, bahwa kita orang beriman jangan hidup menyendiri dan sendiri sendiri didalam kehidupan kafirin dan kehidupan sekuler tapi masuklah kedalam jamaah islam agar islam kuat. karena tempat hijrah ataujamaah islam itu banyak dan amat luas.


maka kuatkanlah agama islam dengan hijrah hidup atau masuk dalam jamaah islam bersatu dalam jamaah islam, maka islam akan Kuat dengan kekuatan Jamaah, karena Allah jelaskam juga dalam Qs Al Anfal ayat 73, bahwa orang kafir pun membuat jamaah kafirin untuk menyusun kekuatan kafir maka jika kita orang yg beriman tidak menyusun kekuatan saling lindung melindungi didalam jamaah islam maka islam akan lemah sehingga akan terjadi kekacauan dan kerusakan di muka bumi.

Setelah kita beriman dgn dawam menyatakan kalimat saksi dawam berdzikir kepada Allah maka kita kemudian berhijrah kepada Allah masuk kedalam Jamaah Islam. maka selanjutnya kita harus mau membesarkan agama allah apa itu makna membesarkan agama Allah yaitu mau berjihad dijalan allah, hal ini dijelaskan dalam Qs Al Anfal ayat 72 dan 74.

Bahwa orang yang beriman, berhijrah itu berjihad dengan harta dan dirinya nya, maka berjihad itu sesungguhnya adalah membesarkan agama allah dengan berkorban harta dan dirinya memperjuangkan agama allah didalam tempat hijrah yaitu didalam jamaah islam inilah makna orang yang beriman menguatkan agama allah dan membesarkan agama allah dalam qs al fath ayat 9, maknanya sama dengan qs al anfal ayat 72 dan 74 yaitu orang yang beriman, harus berhijrah kemudian berjihad dengan harta dan dirinya dijalan allah.


selanjutnya kalau kita sudah mampu berjihad dijalan Allah maka kita akan mendapatkan pertolongan dari allah dengan cara bertasbih kepada allah ini yang juga dijelaskan oleh Allah dalam Qs Annasr bahwa jika sudah datang pertolongan dari allah maka kita disuruh bertasbih kepada Allah.

C. TADABBUR QS ALFATH AYAT 10.

Allah menyuruh mengamalkan apa yg dijelaskan di qs alfath ayat 8 dan 9.dengan cara mau ber BAIAT atau BERJANJI KEPADA ALLAH DIDEPAN NABI (SEKARANG DITERUSKAN KE ULAMA ATAU IMAM JAMAAH) untuk mau Mengucapkan Kalimat Saksi kalimat Bait. yaitu mau Berdzikir kepada Allah mengucapkan kalimat Laailahaillallah.


maka barang siapa berjanji kepada Nabi Muhmmad Saw yg diteruskan kepada ulama besar pewaris nabi maka sesungguhnya berbait atau berjanji kepada Allah maka tangan allah ada atas tangan mereka artinya allah bersama dengan orang orang yang mau berbaiat kepada allah.

Lalu apa Baiat nya atau Janji nya itu yaitu.
1.Mau Dawam Berdzikir demgan kalimat saksi kalimat baiat yaitu LAAILAHAILLALLAH Sebagai bukti IMAN KEPADA ALLAH DAN RASULNYA.
2.MAU MENGUATKAN AGAMA ALLAH.
3.MAU MEMBESARKAN AGAMA ALLAH.
4.MAU BERTASBIH KEPADA ALLAH.

Maka Orang yg mau berbait dgn 4 bait tadi didepan Nabi atau sekarang ulama atau imam jamaah islam maka orang tersebut sesungguh nya berbait kepada Allah. maka Allah akan bersamanya Tangan Allah ada diatas Tangan orang yg berbait .artinya Allah akan menjaga melindungi menolongnya di dalam Dunia sampai Akhirat.


tapi barang siapa yg melanggar janjinya maka akan mendapatkan adzab dari Allah sebagai golongan Munafikin yg diadzab oleh Allah.
Orang yang berbait berjanji untuk memperjuangkan agama Allah itu sebetulnya sama dengan melaksanakan Jual beli dengan Allah ini dijelaskan dalam Qs Attaubah 111 yaitu Menjual Harta dan dirinya untuk memperjuangkan agama Allah maka oleh Allah diberikan dengan balasan Syurga dan Ampunan dari Allah Swt.
Kemudian orang yang berbaiat atau berjanji tersebut dijelaskan oleh Allah dalam Qs Alfath ayat 18. YAITU ALLAH RIDLA TERHADAP ORANG YG BERBAIAT ATAU BERJANJI, ALLAH AKAN TURUNKAN KETENANGAN KEPADA ORANG YG BERBAIT ATAU BERJANJI DENGAN KALIMAT LAAILAHAILLALLAH KARENA KALIMAT DZIKIR ITU AKAN MEMBERIKAN KETENANGAN KEPADA QALBU ORANG YG BERIMAN (QS ArRad 28). DAN ALLAH AKAN BERIKAN KEMENANGAN YG DEKAT.


Bait atau Janji tersebut dalam sejarah telah dilakukan oleh Nabi Muhammad Saw. pada tahun 6 Hijriah ketika Nabi akan Umrah ke Mekah dimana kota Mekah pada waktu itu masih dikuasai oleh orang Kafir Quraisy maka, Nabi berhenti dulu di Hudaibiyah kemudian diutus sahabat nabi Saidina Usman Bin Ahfan ternyata Saidina Usman ditangkap oleh Kafir Quraisy
Maka kemudian nabi Muhammad Saw dgn 1400 orang pengikutnya melaksanakan Bait Janji Setia untuk mau Berjihad memperjuangkan agama Allah dan siap mati membela agama Allah dan rencana mau masuk ke Kota Mekah membebaskan Saidina Usman dan mau Umrah. mendengar Bait itu orang kafir mekah ketakutan lalu di bebaskanlah saidina Usman. kemudian dilaksanakan perjanjian Hudaibiyah, maka disepakati gencatan senjata selama 10 tahun.

Alhamdulillah dengan mau melaksanakan Bait janji kepada Allah,yaitu mau mengucapkan Dzikir Dawam Lailahaillallah yg menyatakan beriman kepada Allah dan Rasulnya. mau menguatkan agama Allah dengan Hijrah kedalam jamaah Islam. dan mau membesarkan agama Allah dengan mau berjihad dijalan Allah, maka Allah ridha kepadanya allah turunkan ketenangan kedalam qalbu orang yang beriman dan allah berikan kemenangan yang dekat yang akan mendapatkan kemenangan nyata didunia dan akan mendapatkan kemenangan yang agung diakhirat yaitu syurga dan ampunan dari allah.

KAJIAN QUR’AN SURAT Al FATH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *