Segudang Prestasi Pesantren Dzikir Al Fath – Kota Sukabumi
Segudang Prestasi Ponpes Al-Fath Kota Sukabumi
Milad Pesantren Dzikir Al Fath, menyiapkan 9 tumpeng sesuai usia Pesantren

GUNUNGPUYUH – Usia muda bukan berarti minim prestasi. Hal itu dibuktikan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Fath Kota Sukabumi. Walaupun usianya baru menginjak  9 tahun, segudang prestasi telah ditorehkan. Pimpinan dan santri meraih prestasi mulai dari tingkat Kota Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, nasional maupun internasional.

Penghargaan yang diterima Ponpes Al Fath antara lain, Juara Ketahanan Pangan se-Provinsi Jawa Barat  dua tahun berturut–turut. Juara Bidang Peternakan, Juara Festival Tradisional Internasional dengan Bola Seneu (Boles) dan Lisung Ngamuk.  Kemudian, Museum Prabu Siliwangi Ponpes Al Fath terdaftar sebagai anggota museum ke 175 di Indonesia. Ponpes ini juga menerima penghargaan dari WPF UNESCO sebagai salah satu lembaga yang mengembangkan kemanusiaan dan hak asasi manusia (HAM). “Alhamdulillah, walaupun masih muda, tapi prestasi sudah banyak,” kata Pimpinan Ponpes Al-Fath,  KH. Fajar Laksana usai acara HUT ke 9 ponpes yang dipimpinnya, Minggu (27/1).

Selain itu, bidang pendidikan, Ponpes Al Fath Kota Sukabumi juga telah memiliki 10 lembaga, mulai dari jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD), SD sampai perguruan tinggi. Bahkan, Sekolah yang berada di bawah Yayasan Al Fath telah mendapatkan Akreditasi Internasional dan memiliki hubungan kerjasama dengan sejumlah lembaga pendidikan Internasional. “Prestasi ini berkat dukungan banyak pihak, khususnya guru dan para santri,” jelasnya Fajar.

Sementara dibidang kewirausahaan, Ponpes Al-Fath telah memiliki beberapa bidang usaha.  Antara lain, Travel Haji dan Umroh, grosir yang mempekerjakan sebanyak 60 motoris mahasiswa untuk memasok dagangan ke toko dan warung. Koperasi Al Fath menjadi yang terbaik di tingkat Jawa Barat. ” Selama sembilan tahun ponpes Al Fath ini berdiri, banyak keunggulan dibidang pendidikan dan budaya. Kami juga senantiasa mendukung program pemerintah dan selalu aktif dalam kegiatan kemasyarakatan,” jelasnya.

Namun, dibalik prestasi dan keunggulan yang dimiliki, Ponpes Al Fath tidak lepas dari kekurangan dan kelemahan, seperti hal yang dialami oleh lembaga pendidikan lain. Sarana dan prasarana yang masih harus ditambah, seperti kurangnya bangunan dan fasilitas mobilisasi santri. “Kami telah melahirkan banyak atlet silat yang berprestasi, tapi belum memiliki sasana pencak silat,  kami juga belum memiliki kendaraan untuk memfasilitasi transportasi santri,” ucapnya.

Seiring bertambahnya santri yang menuntut ilmu di Ponpes Al Fath, ruang kelas dan bangunanpun  harus ditambah. Namun, kekurangan bukan menjadi hambatan untuk terus berprestasi. “Kelemahan yang dimiliki ini akan jadi motivasi kami untuk lebih maju dan berkembang, ” pungkasnya.

Peringatan HUT ke 9 Ponpes Al Fath ditandai dengan potong tumpeng. Hadir sejumlah tokoh masyarakat, pejabat dan mantan pejabat Pemkot Sukabumi, Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Susatyo Purnomo Condro, seperti mantan Wali Kota Sukabumi, HM.Muraz dan mantan Sekda Kota Sukabumi, HMN.Hanafie Zain dan perwakilan Dandim 0607 Kota Sukabumi.

Sumber : https://seputarsukabumi.com/pendidikan/segudang-prestasi-ponpes-al-fath-kota-sukabumi/

Segudang Prestasi Pesantren Dzikir Al Fath – Kota Sukabumi

Satu gagasan untuk “Segudang Prestasi Pesantren Dzikir Al Fath – Kota Sukabumi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *