DIHAPUSKAN KESALAHAN DAN DI MASUKAN KE SYURGA CARANYA :

1). SHALAT. ZAKAT . BERIMAN KEPADA RASUL. MEMBERIKAN PINJAMAN KEPADA ALLAH (SHIDAQOH,JIHAD DENGAN HARTA DAN DIRI KITA)

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَلَقَدْ اَخَذَ اللّٰهُ مِيْثَا قَ بَنِيْۤ اِسْرَآءِيْلَ ۚ وَبَعَثْنَا مِنْهُمُ اثْنَيْ عَشَرَ نَقِيْبًا ۗ وَقَا لَ اللّٰهُ اِنِّيْ مَعَكُمْ ۗ لَئِنْ اَقَمْتُمُ الصَّلٰوةَ وَاٰ تَيْتُمُ الزَّكٰوةَ وَاٰ مَنْتُمْ بِرُسُلِيْ وَعَزَّرْتُمُوْهُمْ وَاَ قْرَضْتُمُ اللّٰهَ قَرْضًا حَسَنًا لَّاُكَفِّرَنَّ عَنْكُمْ سَيِّاٰتِكُمْ وَلَاُ دْخِلَـنَّكُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَ نْهٰرُ ۚ فَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذٰلِكَ مِنْكُمْ فَقَدْ ضَلَّ سَوَآءَ السَّبِيْلِ

“Dan sungguh, Allah telah mengambil perjanjian dari Bani Israil dan Kami telah mengangkat dua belas orang pemimpin di antara mereka. Dan Allah berfirman, “Aku bersamamu.” Sungguh, jika kamu melaksanakan sholat dan menunaikan zakat serta beriman kepada rasul-rasul-Ku dan kamu bantu mereka dan kamu pinjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, pasti akan Aku hapus kesalahan-kesalahanmu, dan pasti akan Aku masukkan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Tetapi barang siapa kafir di antaramu setelah itu, maka sesungguhnya dia telah tersesat dari jalan yang lurus.”(QS. Al-Ma’idah 5: Ayat 12)

2). BERIMAN DAN BERTAQWA KEPADA ALLAH DIHAPUSKAN DARI SEGALA KESALAHAN

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَلَوْ اَنَّ اَهْلَ الْـكِتٰبِ اٰمَنُوْا وَا تَّقَوْا لَـكَفَّرْنَا عَنْهُمْ سَيِّاٰتِهِمْ وَلَاَ دْخَلْنٰهُمْ جَنّٰتِ النَّعِيْمِ

“Dan sekiranya Ahli Kitab itu beriman dan bertakwa, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahan mereka dan mereka tentu Kami masukkan ke dalam surga-surga yang penuh kenikmatan.”(QS. Al-Ma’idah 5: Ayat 65)

3). DZIKIR MENGHAPUSKAN SEGALA KESALAHAN

Dengan Kalimat Dzikir Laailaahaillallah maka kemudian oleh Allah dihapuskan juga kesalahanya. Hal ini didasarkan kepada Sabda Nabi Muhammad SawRasulullah SAW bersabda:

قُلْتُ ياَ رَسُوْلَ اللهِ كَلِّمْنِي بِعَمَلٍ يُقَرِّبُنِي مِنَ الجَنَّةِ وَيُبَاعِدُنِي مِنَ النَّارِ، قَالَ إِذاَ عَمَلْتَ سَيِّئَةً فَاعْمَلْ حَسَنَةً فَإِنَّهَا عَشْرَ أَمْثَالِهَا، قُلْتُ يَا رَسُوْلَ اللهِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ مِنَ الْحَسَنَاتِ ، قَالَ هِيَ أَحْسَنُ الحَسَنَاتِ وَهِيَ تَمْحُوْ الذُّنُوْبَ وَالْخَطَايَا

”Katakanlah padaku wahai Rasulullah, ajarilah aku amalan yang dapat mendekatkanku pada surga dan menjauhkanku dari neraka.”

Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,”Apabila engkau melakukan kejelekan (dosa), maka lakukanlah kebaikan karena dengan melakukan kebaikan itu engkau akan mendapatkan sepuluh yang semisal.” Lalu Abu Dzar berkata lagi,”Wahai Rasulullah, apakah ’laa ilaha illallah’ merupakan kebaikan?” Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,”Kalimat itu (laa ilaaha illallah) merupakan kebaikan yang paling utama. Kalimat itu dapat menghapuskan berbagai dosa dan kesalahan.” (Dinilai hasan oleh Syaikh Al Albani dalam tahqiq beliau terhadap Kalimatul Ikhlas, 55)”Kemudian “Rasulullah SAW bersabda:

وقال صلى الله عليه وسلم: {مَا مِنْ عَبْدٍ يَقُوْلُ لاَ اِلَهَ إِلاَّ اللهُ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ إلاَّ قَالَ اللهُ تَعَالَى صَدَقَ عَبْدِيْ أَنَا اللهُ لاَ اِلَهَ إِلاَّ أنَا أُشْهِدُكُمْ يَا مَلاَئِكَتِيْ قَدْ غَفَرْتُ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وَمَا تَأَخَّرَ}.

“Tidak ada seorang hamba yang membaca laa ilaaha illa Allah Muhammadur Rasulullah kecuali Allah akan berfirman, “Hamba Ku benar, Aku adalah Allah, Tidak ada Tuhan selain Aku, Aku menyaksikan kepada kalian wahai malaikatKu, sungguh Aku telah mengampuni dosanya (yang kecil-kecil) yang telah lalu dan yang akan datang.”Dan Allah pun menjelaskan kembali dalam Qs Al Ahdzab ayat 35 bahwa Allah akan mengampuni kesalahan kita kepada Laki laki dan perempuan yang BERPUASA.SHODAQOH DAN BERDZIKIR KEPADA ALLAH.

Wallahu A’lam Bisshowab.

Alhamdulillah

Waalaikumsalam warahmatullahi wabarokatuh


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *