Masuk kedalam jamaah itu artinya MENGUATKAN AGAMA ISLAM DENGAN HIJRAH KEDALAM JAMAAH. Hal ini dijelaskan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman

:وَا ذْكُرُوْۤا اِذْ اَنْـتُمْ قَلِيْلٌ مُّسْتَضْعَفُوْنَ فِى الْاَ رْضِ تَخَا فُوْنَ اَنْ يَّتَخَطَّفَكُمُ النَّا سُ فَاٰ وٰٮكُمْ وَاَ يَّدَكُمْ بِنَصْرِهٖ وَرَزَقَكُمْ مِّنَ الطَّيِّبٰتِ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

“Dan ingatlah ketika kamu (para Muhajirin) masih (berjumlah) sedikit, lagi tertindas di bumi (Mekah), dan kamu takut orang-orang (Mekah) akan menculik kamu, maka Dia memberi kamu tempat menetap (Madinah) dan dijadikan-Nya kamu kuat dengan pertolongan-Nya dan diberi-Nya kamu rezeki yang baik agar kamu bersyukur.”(QS. Al-Anfal 8: Ayat 26)

Allah kuat kan Nabi Muhammad keti ada di Mekah dengan hijrah ke Madinah membangun jamaah islam sehingga TIDAK ADA ISLAM TANPA JAMAAH DAN KEPEMIMPINAN.hal ini dijelaskan lagi oleh”Umar bin Al-Khattab berkata:

إِنَّهُ لاَ إِسْلاَمَ إِلاَّ بِجَمَاعَةٍ وَلاَ جَمَاعَةَ إِلاَّ بِإِمَارَةٍ وَلاَإِمَارَةَ إِلاَّ بِطَاعَةٍ فَمَنْ سَوَّدَهُ قَوْمُهُ عَلَى الْفِقْهِ كَانَ حَيَاةًلَهُ وَلَهُمْ وَمَنْ سَوَّدَهُ قَوْمُهُ عَلَى غَيْرِ فِقْهٍ كَانَ هَلاَكًا لَهُوَلَهُمْ

“Sesungguhnya tidak ada Islam kecuali dengan ber-Jama’ah, dan tidak ada Jama’ah kecuali dengan kepemimpinan, dan tidak ada kepemimpinan kecuali dengan ditaati, maka barang siapa yang kaum itu mengangkatnya sebagai pimpinan atas dasar kefahaman, maka kesejahteraan baginya dan bagi kaum tersebut tetapi barangsiapa yang kaum itu mengangkatnya bukan atas dasar kefahaman, maka kerusakan baginya dan bagi mereka.” (HR.Ad-Darimi Sunan Ad-Darimi dalam bab Dzihabul ‘ilmi: I/79)”

Maka kita umat Islam WAJIB BERJAMAAH SUPAYA KUAT AGAMA ISLAM.hal ini Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda

:… فَعَلَيْكَ بِالْجَمَاعَةِ فَإِنَّمَا يَأْكُلُ الذِّئْبُ اْلقَاصِيَةِ “…


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *